Kebakaran Misterius Hanguskan Mess PT Patrindo di Kolaka Utara, Polisi Selidiki Penyebabnya

Peristiwa8 Dilihat

KOLAKA UTARA, REPUBLIX.ID -Kebakaran hebat menghanguskan mess milik PT Patrindo di kawasan Tanjung Patika, Desa Patika, Kecamatan Tolala, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara. Sedikitnya 12 kamar yang berada di dalam bangunan tersebut ludes dilalap api dengan kerugian material ditaksir mencapai Rp300 juta.

Kasi Humas Polres Kolaka Utara, AIPDA Ahmad Syaiful, mengatakan peristiwa kebakaran terjadi pada Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 18.30 Wita dan saat ini masih dalam proses penyelidikan aparat kepolisian.

“Setelah menerima informasi terkait kejadian tersebut, personel Polsek Tolala yang dipimpin langsung Kapolsek Tolala, Ipda Muhammad Aris, SH, mendatangi lokasi dan melakukan serangkaian penyelidikan, termasuk olah tempat kejadian perkara atau TKP,” kata Ahmad Syaiful, Senin (8/6/2026).

Menurut Ahmad Syaiful, kobaran api pertama kali diketahui oleh petugas keamanan PT Patrindo bernama Daeng Nai yang saat itu sedang melaksanakan tugas jaga di sekitar lokasi.

“Berdasarkan keterangan saksi, api pertama kali terlihat sekitar pukul 18.30 Wita. Dalam waktu kurang lebih 10 menit, api sudah membesar dan membakar bangunan mess yang terdiri dari 12 kamar,” ujarnya.

Bangunan yang terbakar memiliki ukuran sekitar 46 meter x 7 meter. Besarnya kobaran api membuat seluruh bangunan tidak dapat diselamatkan.

“Mess yang terbakar merupakan bangunan dengan panjang kurang lebih 46 meter dan lebar 7 meter. Seluruh bagian bangunan mengalami kerusakan akibat kebakaran tersebut,” jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, saksi Daeng Nai mengaku sempat memeriksa kondisi mess sekitar pukul 16.00 Wita sebelum kejadian.

“Saksi sempat berada di mess pada sore hari dan tidak menemukan adanya hal-hal yang mencurigakan. Saat kejadian kebakaran, saksi hanya melihat kobaran api dari kejauhan dan mendokumentasikan peristiwa tersebut,” ungkap Ahmad Syaiful.

Selain itu, berdasarkan keterangan saksi, tidak ditemukan aktivitas mencurigakan di sekitar lokasi sebelum maupun setelah kebakaran terjadi.

“Saksi juga menerangkan bahwa tidak ada perahu yang terlihat bersandar ataupun meninggalkan area sekitar lokasi kejadian sebelum dan sesudah kebakaran berlangsung,” katanya.

Ahmad Syaiful menambahkan, usai melakukan olah TKP, personel Polsek Tolala turut melakukan pencarian terhadap kemungkinan adanya petunjuk lain yang dapat mengungkap penyebab kebakaran.

“Petugas telah memeriksa area sekitar lokasi dan mencari jejak kaki yang diduga dapat mengarah pada pelaku apabila terdapat unsur kesengajaan. Namun sampai saat ini belum ditemukan petunjuk yang mengarah ke dugaan tersebut,” ujarnya.

Akibat peristiwa itu, PT Patrindo diperkirakan mengalami kerugian material sekitar Rp300 juta.

“Kerugian sementara yang dialami pihak perusahaan diperkirakan mencapai Rp300 juta. Namun angka tersebut masih dapat berubah sesuai hasil pendataan lebih lanjut,” jelasnya.

Hingga kini, polisi masih terus melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.

“Sampai saat ini penyebab kebakaran belum dapat dipastikan. Kami masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan dari para saksi maupun barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian,” pungkas Ahmad Syaiful.

Penulis : Astar

Komentar