Meluncur Tak Terkendali Canter Hantam Kendaraan Parkir di Kolaka Utara, Sopir Patah Kedua Kaki

Peristiwa1347 Dilihat

KOLAKA UTARA, REPUBLIX.ID – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua truk Mitsubishi Canter terjadi di jalur Trans Sulawesi, tepatnya di pendakian Laleko, Desa Lelewawo, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Kolaka Utara, Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 05.00 Wita.

Seorang sopir mengalami patah tulang pada kedua kaki setelah truk yang dikemudikannya menabrak truk lain yang sedang berhenti di bahu jalan.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Kolaka Utara, Iptu Jumardi, mengatakan kecelakaan bermula saat truk Mitsubishi Canter bernomor polisi DD 8042 SM yang dikemudikan Asri Dg Muntu, 38 tahun, melaju dari arah Lasusua menuju Malili.

Menurut Jumardi, saat melintasi jalur menurun di Desa Lelewawo, Asri menghentikan kendaraannya di bahu jalan sebelah kanan. Ia kemudian turun dari kabin untuk memeriksa kondisi jalan yang diduga licin sebelum melanjutkan perjalanan.

Beberapa saat kemudian, dari arah yang sama datang truk Mitsubishi Canter bernomor polisi BK 8197 MR yang dikemudikan Haeril, 33 tahun, warga Kota Makassar. Truk tersebut diduga melaju dengan kecepatan tinggi sebelum kehilangan kendali di jalur turunan.

“Dari hasil olah TKP sementara, kendaraan yang berada di belakang diduga tidak mampu mengendalikan laju saat melintasi jalur turunan sehingga menabrak truk yang sedang berhenti di bahu jalan. Penyebab pasti kecelakaan masih kami dalami,” kata Jumardi.

Benturan keras membuat bagian depan truk BK 8197 MR ringsek parah setelah menghantam bagian belakang truk DD 8042 SM.

Akibat kecelakaan itu, Haeril mengalami luka berat berupa patah tulang pada kedua kaki serta luka robek di kening sebelah kiri. Penumpangnya, Faturrahman, mengalami luka ringan berupa lecet pada kedua siku.

Sementara itu, Asri bersama penumpangnya selamat tanpa mengalami luka karena saat tabrakan terjadi keduanya berada di luar kendaraan.

Jumardi mengatakan personel Satlantas Polres Kolaka Utara segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan kecelakaan.

Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara, mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan, serta mengamankan kendaraan yang terlibat agar tidak mengganggu arus lalu lintas di jalur Trans Sulawesi.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya pengemudi angkutan barang dan truk, agar selalu meningkatkan kewaspadaan dan mengontrol kecepatan saat melintasi jalur turunan maupun tikungan yang rawan, terutama ketika kondisi jalan licin,” ujar Jumardi.

Kedua kendaraan mengalami kerusakan cukup berat. Truk BK 8197 MR mengalami kerusakan paling parah dengan bagian depan hancur, kaca depan pecah total, serta kedua pintu kabin penyok berat.

Adapun truk DD 8042 SM mengalami kerusakan pada bagian atas boks dan pintu belakang akibat benturan.

Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan. Dugaan sementara mengarah pada faktor kecepatan kendaraan dan kondisi jalan yang licin saat melintasi jalur turunan.

Penulis: Ris

Komentar