KOLAKA UTARA, REPUBLIX.ID – Empat ruang kelas, ruang guru, dan dua toilet di SD Negeri 1 Tiwu, Desa Tiwu, Kecamatan Tiwu, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, sedang dibenahi.
Pemerintah mengalokasikan Rp640.464.003 dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2026 melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan untuk pekerjaan tersebut.
Rehabilitasi dimulai sejak Juli 2026. Pekerjaan dijadwalkan berlangsung selama 130 hari hingga 30 November 2026. Memasuki pertengahan September, progresnya telah melampaui 56 persen.
Kepala SDN 1 Tiwu, Sudarmin, S.Pd., mengatakan pekerjaan berjalan melalui mekanisme swakelola dengan melibatkan Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP).

“Pekerjaannya dimulai sejak Juli. Sekarang progresnya sudah di atas 56 persen,” kata Sudarmin, Kamis, 17 September 2026.
P2SP merupakan panitia yang dibentuk di tingkat satuan pendidikan untuk menjadi penanggung jawab sekaligus pelaksana swakelola dalam program revitalisasi atau pembangunan fasilitas sekolah.
Menurut Sudarmin, pekerjaan yang dibiayai melalui program revitalisasi tersebut mencakup empat ruang kelas, ruang guru, dan dua ruang toilet. Pembenahan fasilitas itu menjadi bagian dari penataan sarana sekolah.
Di luar paket pekerjaan revitalisasi tersebut, sekolah masih membutuhkan pagar sepanjang sekitar 100 meter.
“Selain gedung yang saat ini tengah menjalani pembenahan, sekolah kami juga masih membutuhkan pembangunan pagar sepanjang kurang lebih 100 meter,” ujar Sudarmin.
SDN 1 Tiwu kini memiliki 102 siswa yang tersebar dalam enam rombongan belajar. Sekolah tersebut memiliki tujuh ruang kelas.
Untuk menunjang kegiatan belajar-mengajar, terdapat 10 tenaga pendidik dan kependidikan. Mereka terdiri atas empat PNS, dua PPPK, tiga PPPK paruh waktu, dan satu tenaga honorer.
Penulis: Astar








