Ibu Pembuang Bayi dalam Kardus di Makassar Ditangkap Saat Hendak Kabur ke Bone


MAKASSAR, REPUBLIX.ID – Polisi berhasil mengungkap kasus penemuan bayi laki-laki yang ditinggalkan dalam kardus di kawasan Perumahan Griya Prima Tonasa, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar.

Terduga pelaku yang diketahui berinisial HS (45) diamankan kurang dari 24 jam setelah bayi tersebut ditemukan warga.

Dilansir dari Detiksulsel, Kapolsek Biringkanaya AKP Setiawan Malik mengatakan pelaku ditangkap pada Jumat (19/6/2026) malam di kawasan Sudiang saat diduga hendak meninggalkan Makassar menuju Kabupaten Bone menggunakan kendaraan travel.

“Jadi memang betul, anggota Resmob Polsek Biringkanaya sudah mengamankan pelaku ataupun ibu dari bayi yang ditemukan tadi pagi. Alhamdulillah satu kali dua puluh empat jam kita bisa selesaikan,” terangnya.

Menurutnya, penangkapan dilakukan setelah polisi memperoleh informasi terkait keberadaan pelaku. Tim Resmob kemudian bergerak cepat dan berhasil mengamankan HS sebelum sempat meninggalkan kota.

“Posisinya dari pelaku tersebut ingin pulang ke Bone memakai mobil lintas. Kemudian kita mendapatkan informasi dan tim Resmob Polsek Biringkanaya langsung mengamankan pelaku di daerah Sudiang,” ujarnya.

Sementara itu, bayi laki-laki yang ditemukan dalam kondisi memprihatinkan masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Daya Makassar. Bayi tersebut diketahui mengalami luka pada bagian perut yang diduga merupakan bekas operasi.

Setiawan mengungkapkan kondisi bayi terus dipantau oleh tenaga medis dan mendapat pendampingan dari UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Makassar.

“Kalau untuk bayi sendiri sekarang berada di Rumah Sakit Daya, sudah ditangani oleh UPTD PPA Kota. Kemungkinan informasi akan dilaksanakan operasi secepatnya,” ungkapnya.

Kasus ini bermula ketika warga menemukan seorang bayi laki-laki di dalam kardus di kawasan Perumahan Griya Prima Tonasa, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Biringkanaya, pada Jumat pagi. Penemuan tersebut langsung menghebohkan warga dan dilaporkan ke pihak kepolisian.

Saat ini, penyidik masih mendalami motif pelaku hingga nekat meninggalkan bayinya. Polisi juga terus mengumpulkan sejumlah keterangan untuk melengkapi proses penyelidikan.

Penulis : Ris

Komentar