KOLAKA UTARA, REPUBLIX.ID – Kepolisian Resor Kolaka Utara mulai mengungkap hasil penyelidikan awal terkait meninggalnya seorang siswa sekolah dasar berinisial I (11), yang tewas diduga akibat tersengat arus listrik di kawasan Taman Literasi, Kelurahan Lasusua, Kecamatan Lasusua, Senin (3/8/2026) petang.
Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 18.45 Wita saat korban bermain bersama sejumlah temannya di area taman.
Humas Polres Kolaka Utara, Aipda Ahmad Syaiful, mengatakan dugaan sementara korban tersengat listrik setelah menginjak kabel yang masih dialiri arus di sekitar pinggir taman.
“Korban diduga menginjak kabel beraliran listrik, kemudian mengalami kejang-kejang dan terjatuh,” kata Ahmad Syaiful.
Warga yang berada di sekitar lokasi segera memberikan pertolongan dan membawa korban ke Puskesmas Lasusua. Namun, setelah diperiksa tenaga medis, korban dinyatakan meninggal dunia.
Dalam olah tempat kejadian perkara, polisi menemukan sejumlah indikasi yang mengarah pada dugaan instalasi listrik yang tidak memenuhi aspek keselamatan.
Sejumlah kabel yang menyuplai listrik ke booth atau kios UMKM terlihat menjuntai di atas permukaan tanah. Beberapa sambungan kabel hanya ditutup menggunakan isolasi, sementara sebagian lainnya berada di dekat saluran air yang tergenang.
Petugas PLN yang turut melakukan pemeriksaan menemukan adanya aliran listrik pada salah satu booth di lokasi. Saat dilakukan pengecekan menggunakan alat pendeteksi, bagian dinding booth teridentifikasi mengandung arus listrik sehingga berpotensi membahayakan orang yang menyentuhnya.
Untuk kepentingan penyelidikan, Satreskrim Polres Kolaka Utara telah memasang garis polisi di sekitar dua booth yang diduga berkaitan dengan sumber kebocoran arus.
Saat ini penyidik masih mendalami penyebab pasti munculnya aliran listrik di area tersebut. Polisi juga memeriksa kondisi instalasi listrik, menelusuri sumber kebocoran arus, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi dan pihak terkait.
Penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan apakah terdapat unsur kelalaian yang menyebabkan insiden tersebut hingga merenggut nyawa bocah berusia 11 tahun itu.
Penulis: Ris








