Hari Kelima Pencarian Nelayan Hilang di Perairan Lasalimu Belum Membuahkan Hasil

Peristiwa42 Dilihat

BUTON, REPUBLIX.ID – Tim SAR gabungan masih terus berupaya mencari Insan (30), nelayan asal Desa Lasalimu Pantai yang dilaporkan hilang setelah terjatuh dari longboat di perairan Lasalimu Selatan, Kabupaten Buton. Hingga hari kelima operasi pencarian, Kamis (18/6/2026), korban belum berhasil ditemukan.

Pencarian dilakukan oleh personel Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari bersama Pos SAR Wakatobi, Polair Buton Utara, masyarakat setempat, dan keluarga korban. Berbagai peralatan SAR juga dikerahkan untuk memperluas area pencarian di sekitar lokasi kejadian.

Kepala KPP Kendari, Amiruddin A.S., mengatakan hasil pencarian pada hari kelima masih nihil sehingga operasi SAR dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali keesokan harinya.

“Hingga memasuki pukul 17.00 Wita, pencarian yang dilakukan oleh Tim SAR gabungan dengan hasil nihil. Operasi SAR dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali besok pagi pada pukul 07.00 Wita,” ujarnya.

Menurut Amiruddin, korban sebelumnya diketahui pergi memancing seorang diri menggunakan longboat di perairan Lasalimu pada 13 Juni 2026 dini hari.

“Pada tanggal 13 Juni 2026 pukul 02.00 Wita korban pergi memancing dengan menggunakan longboat di sekitar perairan Lasalimu,” katanya.

Sehari kemudian, longboat milik korban ditemukan dalam kondisi terdampar di wilayah Kabupaten Buton Utara. Namun keberadaan korban hingga kini masih menjadi misteri.

“Pada tanggal 14 Juni 2026 longboat milik korban beserta HP ditemukan terdampar di pesisir Desa Koepisino (Tanah Merah), Kecamatan Bonegunu, Kabupaten Buton Utara,” ungkap Amiruddin.

Meski sejumlah unsur telah melakukan penyisiran sejak laporan diterima, pencarian belum membuahkan hasil.

“Pencarian korban telah dilakukan namun dengan hasil nihil hingga informasi ini diterima,” tambahnya.

Dalam operasi pencarian tersebut, tim SAR gabungan mengerahkan sejumlah sarana dan peralatan, antara lain Rigid Inflatable Boat (RIB), longboat, Aquaeye, peralatan medis, peralatan evakuasi, perangkat komunikasi, serta perlengkapan keselamatan lainnya.

Berdasarkan data BMKG, kondisi cuaca di lokasi pencarian pada Kamis sore terpantau cerah berawan dengan kecepatan angin sekitar 11 kilometer per jam dari arah timur.

Tim SAR gabungan dijadwalkan kembali melanjutkan operasi pencarian pada Jumat (19/6/2026) pagi.

Penulis : Ris

Komentar