SMP 4 Kolaka Utara Dapat Rp1,4 Miliar untuk Rehabilitasi Enam Fasilitas

Edukasi780 Dilihat

KOLAKA UTARA, REPUBLIX.ID – Sejumlah fasilitas di SMP Negeri 4 Kolaka Utara, Desa Lahabaru, Kecamatan Watunohu, Sulawesi Tenggara, sedang dibenahi. Sekolah itu mendapat anggaran Rp1,4 miliar dari APBN 2026 melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Dana tersebut digunakan untuk memperbaiki enam fasilitas utama sekolah, mulai dari musala, ruang guru, ruang kelas, hingga wc yang selama beberapa tahun tidak dapat digunakan karena mengalami kerusakan berat.

Kepala SMP Negeri 4 Kolaka Utara, Leni Marlina Ali, S.Pd., mengatakan paket pekerjaan mencakup musala, kantor administrasi, ruang guru, laboratorium, tiga ruang kelas, dan toilet.

Selain bangunan utama, proyek tersebut mencakup penataan lingkungan sekolah, pemasangan paving block, pembangunan sumur bor serta menara air.

“Kalau keseluruhan anggaran itu Rp1.423.000.000,” kata Leni, Rabu, 16 September 2026.

Rehab ruang kelas

Pekerjaan dimulai 21 Agustus 2026 dan ditargetkan rampung pada 7 Desember 2026. Hingga pertengahan September, progres pekerjaan secara keseluruhan telah mencapai sekitar 30 persen.

Pembangunan musala lebih maju dengan progres sekitar 40 persen. Salah satu pekerjaan yang masuk kategori rehabilitasi berat adalah ruang dewan guru.

“Rehabilitasi berat, ruang dewan guru, kemudian WC dengan tiga ruang kelas. WC itu tiga pintu, rehabilitasi berat karena rusak total tidak terpakai selama beberapa tahun,” ujarnya.

Rehabilitasi tidak semata menyasar ruang yang digunakan untuk kegiatan pembelajaran. Toilet, lingkungan sekolah, hingga sumber air bersih ikut dibenahi. Sumur bor dan menara air menjadi bagian dari infrastruktur pendukung yang dibangun dalam paket pekerjaan tersebut.

Pembenahan itu merupakan bagian dari agenda revitalisasi satuan pendidikan yang dijalankan pemerintah pusat pada 2026. Program tersebut diarahkan untuk memperbaiki sarana dan prasarana sekolah sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, layak, sehat, dan mendukung proses pembelajaran.

Rehab berat ruang guru.

Bagi SMP 4 Kolaka Utara, revitalisasi menjadi kesempatan untuk mengembalikan fungsi fasilitas yang selama ini tidak optimal. Ruang guru, misalnya, diharapkan kembali dapat digunakan setelah pekerjaan selesai. Namun, kebutuhan sekolah belum seluruhnya terakomodasi.

Leni mengatakan sekolah sebelumnya mengusulkan pembenahan kantor serta ruang keterampilan yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan olahraga. Usulan tersebut belum terealisasi melalui program pemerintah pusat tahun ini.

Karena itu, proyek revitalisasi yang sedang berjalan masih menyisakan pekerjaan rumah bagi sekolah. Selain memastikan bangunan selesai tepat waktu, sekolah juga membutuhkan pemenuhan fasilitas lain yang belum masuk dalam paket tahun ini.

Pemerintah menempatkan revitalisasi satuan pendidikan sebagai salah satu program prioritas Kemendikdasmen. Program tersebut juga masuk dalam Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, dengan fokus pada peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan.

Di tingkat sekolah, program itu diterjemahkan dalam bentuk yang lebih konkret: ruang yang rusak diperbaiki, fasilitas sanitasi dibenahi, lingkungan ditata, dan kebutuhan dasar seperti air bersih disiapkan.

Batas waktunya sudah ditetapkan. Seluruh pekerjaan di SMP 4 Kolaka Utara ditargetkan selesai pada 7 Desember 2026.

Leni berharap pengerjaan tidak melampaui tenggat sehingga fasilitas yang telah direhabilitasi dapat segera dimanfaatkan oleh guru dan siswa.

“InsyaAllah kami target pekerjaan ini selesai sebelum berakhirnya 7 Desember,” katanya.

Penulis: Astar