Banyak Tak Beroperasi Pemkab Kolaka Utara Segera Petakan Masalah Mobil Sekolah

Edukasi122 Dilihat

KOLAKA UTARA, REPUBLIX.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka Utara angkat bicara terkait sejumlah mobil sekolah yang dilaporkan tidak lagi beroperasi di sejumlah desa. Kondisi ini dinilai menjadi perhatian serius karena menyangkut akses transportasi pelajar dan kebutuhan sosial masyarakat.

Sekretaris Daerah Kolaka Utara, H. Muhammad Idrus, S.Sos., M.Si, mengakui bahwa persoalan tersebut tidak lepas dari perubahan kondisi anggaran di tingkat desa dalam beberapa tahun terakhir akibat efisiensi anggaran atau pengurangan Dana Desa (DD).

“Memang ini menjadi catatan kita bersama. Sebelumnya mobil sekolah sudah diserahkan ke pemerintah desa dengan harapan dapat dikelola dan dioperasikan secara maksimal,” ujar Idrus saat ditemui di Gedung DPRD Kolaka Utara, Senin (27/4/2026).

Namun, lanjut dia, realisasi di lapangan tidak sepenuhnya berjalan sesuai rencana. Penurunan signifikan dana desa membuat sejumlah pemerintah desa kesulitan membiayai operasional kendaraan tersebut, mulai dari perawatan hingga biaya bahan bakar.

“Di luar prediksi, terjadi pengurangan yang cukup signifikan terhadap dana desa. Ini tentu berdampak langsung pada operasional mobil sekolah,” jelasnya.

Kendati demikian, Pemkab Kolaka Utara menegaskan tidak akan tinggal diam. Pemerintah daerah saat ini tengah menyiapkan langkah strategis untuk mencari solusi tanpa menabrak mekanisme yang ada.

“Kami akan mencari jalan keluar bersama, tentunya tanpa mengganggu aturan dan mekanisme yang berlaku. Karena kita tahu, mobil sekolah ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, baik untuk anak-anak sekolah maupun kegiatan sosial lainnya,” tegasnya.

Sebagai langkah awal, pemerintah akan melakukan pendataan dan identifikasi menyeluruh terhadap kondisi di setiap desa. Pendekatan ini dinilai penting mengingat persoalan yang dihadapi tiap desa berbeda-beda.

“Kita identifikasi dulu semua masalahnya. Kita data satu per satu, karena setiap desa punya kondisi yang berbeda. Kalau kita sudah tahu akar masalahnya, baru kita bisa rumuskan solusi yang tepat,” pungkas Idrus.

Sekda berharap melalui langkah evaluasi ini, mobil sekolah yang sempat terhenti dapat kembali beroperasi dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Kolaka Utara.

Penulis : Ris

Komentar