Perburuan Besar-besaran Dimulai, Empat Tahanan Kabur Ditangkap dalam Sehari


KOLAKA UTARA, REPUBLIX.ID – Perburuan besar-besaran terhadap 11 tahanan yang kabur dari ruang tahanan Polres Kolaka Utara mulai menunjukkan hasil. Hanya dalam waktu 24 jam sejak aksi pelarian terjadi, empat buronan berhasil ditangkap kembali. Sementara itu, tujuh tahanan lainnya masih dalam pengejaran aparat yang terus mempersempit ruang gerak mereka.

Operasi pencarian dilakukan tanpa jeda dengan melibatkan penyisiran di kawasan hutan, pegunungan, hingga jalur-jalur yang diduga menjadi rute pelarian.

Polisi juga mengembangkan informasi dari masyarakat serta menelusuri berbagai petunjuk yang ditemukan di lapangan untuk melacak keberadaan para buronan.

Kasi Humas Polres Kolaka Utara, Aipda Ahmad Saiful, mengatakan tahanan pertama yang berhasil diamankan inisial S. Ia ditangkap pada Kamis (2/7/2026) sekitar pukul 14.14 Wita di kawasan pegunungan Desa Katoi, Kecamatan Katoi.

Beberapa jam kemudian, polisi kembali meringkus S alias L di Kecamatan Rante Angin pada pukul 17.18 Wita. Operasi yang terus berlanjut hingga malam kembali membuahkan hasil setelah J ditangkap di Desa Katoi pada pukul 21.15 Wita. Selang sekitar 35 menit kemudian, A juga berhasil diamankan di Desa Latawe, Kecamatan Wawo.

“Total tahanan yang telah diamankan sebanyak empat orang,” ujar Ahmad Saiful, Jumat (3/7/2026).

Kapolres Kolaka Utara, AKBP R. Todoan Agung Gultom, S.I.K., menegaskan keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja tanpa henti personel sejak para tahanan meloloskan diri dari ruang tahanan pada Kamis dini hari.

“Hingga saat ini empat dari sebelas tahanan yang melarikan diri telah berhasil kami amankan, yakni S, S alias L, A, dan terakhir J. Operasi pencarian terhadap tujuh tahanan lainnya masih terus kami lakukan secara maksimal,” tegasnya.

Menurut Kapolres, penyisiran di lapangan menghasilkan sejumlah petunjuk penting yang mengarah pada keberadaan para buronan. Di kawasan Desa Katoi, tim menemukan sisa makanan yang diduga baru ditinggalkan para tahanan.

Tak hanya itu, petugas juga mengamankan satu unit sepeda motor hasil pencurian di Desa Maruge yang diduga digunakan atau berkaitan dengan upaya pelarian.

Berbekal temuan tersebut, tim gabungan terus memetakan pola pergerakan para buronan untuk mempersempit area pencarian.

Di saat yang sama, pengawasan di jalur keluar masuk Kabupaten Kolaka Utara diperketat. Polres juga berkoordinasi dengan jajaran kepolisian di wilayah sekitar guna mengantisipasi kemungkinan para tahanan melarikan diri ke luar daerah.

Hingga Jumat (3/7/2026), tujuh tahanan lainnya masih berstatus buron. Aparat memastikan operasi pencarian akan terus berlangsung hingga seluruh tahanan yang kabur berhasil ditangkap kembali.

Kapolres turut mengimbau para buronan agar segera menyerahkan diri. Menurutnya, langkah tersebut akan lebih baik daripada terus bersembunyi karena aparat telah mempersempit area pencarian dan terus memburu para tahanan yang masih melarikan diri.

Penulis : Ris

Komentar