Nelayan Buton Hilang di Laut, Tim SAR Dikerahkan Lakukan Pencarian

Peristiwa37 Dilihat

BUTON REPUBLIX.ID – Seorang nelayan asal Desa Lasalimu Pantai, Kecamatan Lasalimu Selatan, Kabupaten Buton, dilaporkan hilang setelah diduga terjatuh dari longboat saat memancing di perairan Lasalimu.

Tim SAR gabungan kini melakukan pencarian terhadap korban yang diketahui bernama Insan (30).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin A.S, mengatakan informasi kejadian tersebut diterima pihaknya pada Minggu (14/6/2026) sekitar pukul 09.58 Wita dari Kepala Desa Lasalimu Pantai, Hanudin.

“Setelah menerima laporan, pada pukul 10.22 Wita Tim Rescue Pos SAR Wakatobi langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan,” terangnya.

Menurutnya, lokasi pencarian berada sekitar 22 mil laut dari Pos SAR Wakatobi. Tim SAR bergerak dengan dukungan sejumlah peralatan, mulai dari peralatan medis, evakuasi, komunikasi hingga perlengkapan keselamatan lainnya.

Berdasarkan laporan yang diterima Basarnas, korban diketahui berangkat memancing seorang diri menggunakan longboat pada Sabtu (13/6/2026) sekitar pukul 02.00 Wita di perairan Lasalimu.

Namun, hingga keesokan harinya korban tak kunjung kembali. Warga kemudian menemukan longboat milik korban bersama telepon genggamnya dalam kondisi terdampar di pesisir Desa Koepisino (Tanah Merah), Kecamatan Bonegunu, Kabupaten Buton Utara.

“Longboat korban beserta handphone ditemukan terdampar di pesisir Desa Koepisino. Sebelumnya masyarakat telah melakukan pencarian, namun korban belum berhasil ditemukan,” ujarnya.

Ia menambahkan, operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Tim Rescue Pos SAR Wakatobi, aparat desa setempat, masyarakat sekitar, serta personel Kantor Pencarian dan Pertolongan Kendari.

“Kami mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia untuk melakukan pencarian. Tim akan menyisir area yang diduga menjadi lokasi korban jatuh dari perahu,” jelasnya.

Amiruddin juga mengungkapkan bahwa kondisi cuaca di wilayah operasi pencarian terpantau cerah berawan dengan kecepatan angin sekitar 20 kilometer per jam dari arah timur.

“Saat ini operasi SAR masih berlangsung dan perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan setelah ada hasil pencarian dari tim di lapangan,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, korban masih dalam pencarian dan tim SAR gabungan terus melakukan penyisiran di sekitar perairan Lasalimu dan wilayah pesisir yang diduga berkaitan dengan lokasi hanyutnya korban.

Penulis : Ris

Komentar