Taslim, Tahanan Terakhir yang Kabur dari Rutan Polres Kolaka Utara, Dibekuk di Kebun Damar

KOLAKA UTARA, REPUBLIX.ID – Pelarian Taslim, tahanan terakhir yang masuk daftar pencarian orang (DPO) Polres Kolaka Utara, akhirnya berakhir.

Ia ditangkap tim gabungan kepolisian di sebuah pondok kebun damar di Dusun Lemo, Desa Harapan, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

Taslim diamankan pada Sabtu, 29 Agustus 2026, sekitar pukul 03.51 Wita. Penangkapan tersebut sekaligus mengakhiri pengejaran terhadap 11 tahanan Polres Kolaka Utara yang sebelumnya kabur dari rumah tahanan.

Kapolres Kolaka Utara AKBP Ritman Todoan Agus Gultom mengatakan Taslim merupakan tahanan terakhir yang berhasil diamankan dalam operasi pencarian tersebut.

“Alhamdulillah, pada hari ini kami menyampaikan bahwa seluruh 11 DPO telah berhasil diamankan kembali oleh Tim Gabungan Polres Kolaka Utara bersama jajaran,” kata Ritman.

Menurut dia, Taslim ditemukan bersembunyi di sebuah pondok yang berada di kawasan kebun damar di Dusun Lemo. Lokasi tersebut berada di wilayah Lampia, Kabupaten Luwu Timur.

“Tahanan terakhir atas nama Taslim berhasil kami amankan pada pukul 03.51 WITA, di sebuah pondok kebun damar di Dusun Lemo, Desa Harapan, Kecamatan Lampia, Kabupaten Luwu Timur, Provinsi Sulawesi Selatan,” ujar Ritman.

Penangkapan Taslim menjadi babak terakhir dari pencarian yang berlangsung sejak 2 Juli hingga 29 Agustus 2026.

Ritman mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras personel Polres Kolaka Utara bersama polsek jajaran yang terlibat dalam pencarian di berbagai wilayah.

“Dengan tertangkapnya Taslim, maka 11 tahanan seluruhnya telah berhasil ditemukan dan diamankan kembali ke ruang sel,” katanya.

Pengejaran terhadap para tahanan berlangsung selama hampir dua bulan. Polisi menyisir sejumlah lokasi dan mengembangkan informasi yang diterima dari masyarakat.

Ritman mengapresiasi dukungan masyarakat yang turut membantu kepolisian selama proses pencarian. Informasi dari warga, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemerintah desa, keluarga, hingga berbagai pihak lainnya menjadi bagian dari upaya menemukan para tahanan.

“Kami juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada masyarakat, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemerintah desa, keluarga, serta seluruh pihak yang telah membantu memberikan informasi dan dukungan kepada kepolisian selama proses pencarian berlangsung hingga seluruhnya berhasil diamankan,” ujar Ritman.

Tertangkapnya Taslim pada dini hari itu menandai berakhirnya pelarian 11 tahanan Polres Kolaka Utara. Seluruhnya kini telah kembali diamankan di ruang sel.

Penulis: Ris